Artikel
Sejarah Gampong Tambon Baroh
Gampong Tambon Baroh, yang terletak di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, merupakan desa pesisir yang tumbuh dan berkembang melalui kerja keras masyarakatnya. Sejak awal berdirinya, kehidupan gampong ini ditopang oleh para nelayan, petani, dan pedagang kecil yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, adat istiadat, serta semangat kebersamaan.
Perjalanan Tambon Baroh dari masa ke masa menunjukkan proses transformasi yang berkelanjutan. Generasi muda kembali ke gampong dengan bekal ilmu dan pengalaman baru, membawa gagasan pertanian modern, pemanfaatan teknologi digital, serta program-program pemberdayaan masyarakat. Berbagai ujian pernah dihadapi, termasuk musibah kebakaran yang sempat mengguncang kehidupan warga. Namun, dari peristiwa tersebut justru tumbuh solidaritas yang semakin memperkuat ketangguhan masyarakat Tambon Baroh.
Saat ini, Tambon Baroh melangkah dengan visi yang besar dan terarah: menjadi desa hebat, modern, digital, serta desa percontohan. Berlandaskan kekayaan budaya lokal, semangat kebersamaan, dan kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, Tambon Baroh optimistis menorehkan babak baru sebagai gampong yang membanggakan Aceh Utara dan memberi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.
Ruang Publik dan Infrastruktur: Pelabuhan Krueng Geukueh
Secara geografis, Tambon Baroh memiliki posisi yang strategis karena berada di sekitar kawasan Pelabuhan Krueng Geukueh. Keberadaan fasilitas pelabuhan ini membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir. Kunjungan dan peninjauan pejabat daerah terhadap kawasan pelabuhan menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur dan konektivitas wilayah. Pembangunan ini menghadirkan harapan baru bagi peningkatan aktivitas ekonomi serta akses pasar bagi warga gampong.
Saat Ujian: Bencana dan Solidaritas
Sejarah sebuah gampong tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik atau kunjungan pejabat, tetapi juga dari cara masyarakat menghadapi musibah. Tambon Baroh pernah mengalami peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah dan lapak warga. Peristiwa ini menjadi ujian kebersamaan, sekaligus menunjukkan kuatnya solidaritas sosial. Respons cepat dari berbagai pihak, termasuk perusahaan dan lembaga terkait yang menyalurkan bantuan darurat, menegaskan bahwa Tambon Baroh bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sebuah komunitas yang saling menopang.
Masa Kini dan Harapan Masa Depan
Kini, Tambon Baroh berada pada persimpangan penting antara mempertahankan pola lama atau melangkah menuju perubahan. Pilihan untuk bertransformasi telah ditegaskan oleh para pemimpin gampong, tokoh masyarakat, dan pemuda yang menempatkan diri sebagai motor penggerak perubahan. Visi yang diusung jelas dan terarah: mewujudkan Tambon Baroh sebagai desa yang mandiri secara ekonomi, berdaya saing, berbudaya, dan adaptif terhadap teknologi—desa yang berani bermimpi besar tanpa melupakan nilai-nilai kearifan lokal.
Peran Industri di Sekitar Gampong: PT Pupuk Iskandar Muda (PIM)
Perkembangan Gampong Tambon Baroh juga tidak terlepas dari keberadaan kawasan industri di sekitarnya, khususnya PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM). Sebagai salah satu industri besar di wilayah Aceh Utara, keberadaan PT PIM memberikan pengaruh terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk Tambon Baroh. Aktivitas industri, infrastruktur pendukung, serta keterlibatan perusahaan dalam berbagai program sosial dan kemasyarakatan turut menjadi bagian dari perjalanan pembangunan gampong ini.
Warisan yang Terus Dijalani
Sejarah Tambon Baroh bukan hanya cerita masa lalu, melainkan kisah yang terus ditulis setiap hari. Ia hidup dalam kerja nelayan yang menebar jala, petani yang merawat sawah, generasi muda yang belajar dan kembali membangun, serta para pemimpin yang mengedepankan kerja nyata dibandingkan janji. Dari sinilah tumbuh keyakinan bahwa gampong ini mampu menjadi contoh bahwa kemajuan sejati lahir dari kebersamaan, keberanian berinovasi, dan komitmen menjaga warisan demi generasi mendatang.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Mahasiswa KKN Unimal Hijaukan Lingkungan SDN 14 Dewantara
Mahasiswa KKN-PPM Unimal Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa Lewat Edukasi Budidaya Cabai di BUMDes Tambon Baroh
Mahasiswa KKN Unimal Berikan Edukasi Perlindungan Diri kepada Siswa SDN 14 Dewantara
Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 36 Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SD Negeri 14 Dewantara
Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 36 Wujudkan Pelestarian Lingkungan Melalui Pembuatan Biopori
Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 36 Dukung Layanan Kesehatan untuk Warga Tambon Baroh
Mahasiswa KKN Unimal Pasang Plang Penanda di Empat Dusun Tambon Baroh
KELOMPOK 36 KKN-PPM XXVIII UNIVERSITAS MALIKUSSALEH 2026
Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 36 Berhasil Selesaikan Pemetaan Wilayah Gampong Tambon Baroh

